Kembali
04
Data VisualizationWeb AppReport DesignData Storytelling

LPJ Ormawa IPB 2025

Laporan & Website Interaktif · Direktorat Kemahasiswaan IPB University · 2025

6
Dimensi Analisis Data
1
Platform Web Interaktif
100%
Akses Transparansi
[Placeholder 1]
[Placeholder 2]
01

Konteks

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ormawa IPB adalah dokumen resmi yang mencatat kinerja seluruh organisasi kemahasiswaan di IPB University selama satu periode. Selama ini, LPJ cenderung menjadi dokumen administratif yang dibaca karena kewajiban, bukan karena nilai informasinya.


Direktorat Kemahasiswaan IPB (Ditmawa) ingin mengubah itu. LPJ 2025 seharusnya menjadi dokumen yang mencerminkan jejak nyata dan bermakna dari seluruh organisasi — bukan sekadar daftar kegiatan dengan angka kehadiran.


Lemma menerima tantangan ini dengan satu pertanyaan utama: apa yang ingin diceritakan oleh data ini?

02

Pendekatan

LPJ dirancang sebagai laporan naratif berbasis data. Struktur yang dibangun memandu pembaca untuk memahami bukan hanya apa yang terjadi, tetapi mengapa itu penting dan bagaimana keberlanjutannya.


Enam dimensi yang dihadirkan dalam laporan:

  • Lanskap dan dinamika organisasi
  • Capaian dan program kerja
  • Ruang kolaborasi antar-ormawa
  • Refleksi kinerja
  • Potret keberlanjutan

  • Selain laporan cetak berbasis visual, Lemma juga membangun website LPJ interaktif yang membuat data dapat dijelajahi, bukan hanya dibaca. Desain sistem yang konsisten antar bab dan topik memastikan bahwa laporan dari puluhan organisasi berbeda tetap terasa sebagai satu kesatuan narasi.

    03

    Output

  • LPJ Ormawa IPB 2025 — laporan berbasis visual dan data
  • Website LPJ interaktif yang bisa diakses publik
  • Sistem desain konsisten lintas bab dan topik
  • Infrastruktur visual yang bisa direplikasi untuk periode berikutnya
  • 04

    Dampak Jangka Panjang

    Proyek ini membuktikan bahwa desain, data, dan sistem dapat bekerja bersama untuk membangun transparansi, refleksi, dan keberlanjutan organisasi — bukan hanya memenuhi kewajiban pelaporan. Ini adalah contoh paling konkret dari kalimat yang selalu diulang Lemma: makna sebelum metode.

    Jelajahi Lebih Lanjut

    Lihat karya kami
    yang lain.

    Kembali ke Indeks