JalanSiswa
Konteks
JalanSiswa adalah inisiatif ed-tech yang berfokus pada perjalanan belajar siswa. Sebagai startup yang baru lahir, mereka membutuhkan logo yang bisa mewakili semangat produk — tentang langkah, arah, dan kontinuitas proses belajar — sambil tetap cukup sederhana untuk diingat dan adaptif di berbagai konteks digital.
Klien datang dengan satu keyakinan: logo yang baik bukan hanya tentang terlihat menarik, tetapi tentang memberi arah sejak langkah pertama.
Pendekatan
Lemma memulai dari narasi, bukan dari referensi visual. Logo JalanSiswa dirancang sebagai simbol pergerakan: bentuk yang dinamis, mudah diingat, dan secara struktural sederhana agar adaptif di berbagai ukuran dan platform.
Hasil akhirnya adalah logomark berbentuk empat kuadran kuning-oranye yang secara gestalt membentuk figur bergerak — membaca sebagai kompas, mahkota, dan tanda arah sekaligus. Palet warna kuning-oranye gradien dipilih karena merepresentasikan optimisme, energi, dan aksesibilitas — nilai yang relevan untuk produk yang menyasar pelajar muda Indonesia.
Output
Dampak Jangka Panjang
Identitas ini tidak dimaksudkan sebagai jawaban akhir — melainkan sebagai fondasi awal untuk pertumbuhan brand ke depannya. JalanSiswa punya titik berangkat yang jelas untuk membangun sistem visual yang lebih luas seiring produknya berkembang.